Obrolan Pemilu 2009

Obrolan Pemilu 2009

17251

Pagi hari sekitar jam 7 pagi hansip lingkungan rumah saya, megetuk pintu pagar dan menyerahkan undangan pemilu dari KPU yang menjadi salah satu dokumen sah untuk bisa menyalurkan hak politik saya. Walau menurut hansip itu, nama saya nyasar ke daftar pemilih di kelurahan lain ( entah kenapa bisa begitu, sejak lahir saya sudah ada di pamulang dan tidak pernah pindah rumah). Tetapi hansip itu sudah berjasa mensukseskan pemilu 2009.

Hari ini merupakan satu hari menjelang pemilihan umum legislatif 2009 (08/04/2009) apa dampaknya di kalangan masyarakat??? Kebetulan sore hari karena orang tua saya gak masak, maka saya membeli makanan di luar rumah. Mampirlah saya di lapak martabak langganan di saya di bilangan pamulang. Ada sekitar delapan orang di sana, yang sangat seru membicarakan tentang partai mana yang akan di-contreng besok. Seseorang karena menganut agama tertentu menyatakan dengan lantang pilih partai damai..xx, ada seorang ibu yang sama sedang menunggu martabak menyatakan “udahlah, pilih ibu partai moncong putih aja, dia jauh lebih baik”, tutur si ibu dengan yakin. Tapi dalam obrolan tersebut sama sekali tidak mencuatkan satu nama pun mengenai siapa calon anggota legislatif (caleg) yang akan dipilih.

Di sekitar lingkungan saya tinggal, sangat bertaburan poster-poster caleg dengan senyum sangat bahagia entah bagaimana nanti kalau mereka gagal dalam pileg kali ini. apa masih bisa senyum menghadapi tagihan-tagihan percetakan? apa mereka akan jadi gila??

Sempat saya memergoki beberapa orang di waktu tengah malam sekitar jam 12 tanggal 5 april 2009 (hari itu merupakan hari terakhir kampanye) membagikan amplop ke rumah-rumah yang di amplop tersebut ada surat yang isinya mohon dukungan (sayang ga ada duitnya, padahal lumayan buat beli mie dok-dok yang pada saat yang sama lagi lewat juga) untuk dipilih di hari pemilihan. Yang lebih unik di dalam amplop juga ada selebaran MLM! (gubrak!, mungkin permodalan konvensional udah ga cukup buat menanggulangi biaya kampanye calon tsb).

Ada beberapa hal yang perlu disikapi dengan bijak, dan untuk awal saya mengajak anda semua untuk tetap menggunakan hak politik apapun alasannya. Setidaknya, anda sudah mengupayakan adanya perubahan ke arah yang lebih positif.

Mungkin anda masih ingat policy “Suara Terbanyak” untuk menentukan siapa yang berhak duduk sebagai anggota legislatif?? Prakteknya wah cukup rumit. Mengapa? BaX rusan saya mencoba memahami bagaimana proses seorang caleg bisa masuk ke gedung senayan. Hasilnya? Cukup rumit.

Tidak serta-merta seorang caleg yang memperoleh suara terbanyak akan mendapat kursi di senayan, misalnya ada Partai X dan Partai Y berkompetisi di suatu dapil yang memiliki bilangan pembagi pemilih( BPP) sebesar 500. partai x yang memperoleh 3.000 suara di daerah pemilihan yang memiliki Seorang caleg partai x yang memperoleh 500 suara. Sedangkan di dapil yang sama, Partai Y memperoleh 6.000 suara dan calegnya partai Y yang tertingi memperoleh 420 suara.

Jika dalam penghitungan, partai X tidak memperoleh kursi dan partai B yang berhak atas kursi itu maka caleg partai Y yang memperoleh 420 suara yang akan memperoleh kursi, meskipun perolehan suara caleg partai X lebih besar yakni 500 suara.

Demikian pula dengan caleg yang memperoleh suara terbanyak namun partainya tidak masuk dalam penghitungan perolehan kursi DPR atau tidak lolos ketentuan PT sebesar 2,5 persen suara sah secara nasional.

Cukup ribet memang.. duh, apa mungkin ada yang mau memberikan pencerahan?? Monggo..

At the end, jangan golput ya.. walauppun saya masih blum tau kemana hasil suara partai kecil-kecil itu? Apa mereka harus koalisi atau gimana.. makin dekat dengan hari pemilu makin yakin bahwa saya tidak ter-edukasi dengan baik dengan sistem pemilu 2009.

Masyarakat menurut padangan saya, sudah memiliki antusiasme yang cukup besar walaupun yang pesimis tidak kalah banyak. Dibalik itu semua kita harus menempatkan diri kita menjadi agen perubahan walau skala yang sangat super duper kecil. Apa sih artinya 1 suara kita diantara 177 juta pemilih yang terdaftar.??? Suara anda ada artinya, walau masih blum jelas..

Masih ada waktu beberapa jam lagi sebelum anda masuk ke bilik suara, mencontreng dan memaknai sebuah proses demokrasi. Yakinlah bahwa dengan partisipasi semua pihak yang masih mau memikirkan masa depan negri ini, selalu ada harapan di masa mendatang.

Anggana Bunawan

Notes : maaf kalau tulisan ini membuat anda bingung, Cuma coba bulatkan niat anda untuk memilih di hari pemilhan umum 9 april 2009 dan pemilihan presiden. Suara anda juga memberikan manfaat buat perubahan yang lebih baik.