Belanja Tengah Malam

Belakangan banyak sekali pusat perbelanjaan yang membuat gebrakat “Belanja Tengah Malam” ditambah “Diskon Tengah Malam”. Menjadi sebuah fenomena dan menciptakan daya tarik tersendiri bagi para penggila belanja. Semua akan memasang tag di semua barang yang ada di mall, satu kata yang paling dicari yakni “DISKON”
Ramai Ramai di Metro Pondok Indah
Setelah sekian kali mendengar Midnight Sale yang dihelat oleh beberapa mall di senayang, sudirman dan kelapa gading, tiba juga giliran Mall di bilangan jakarta selatan yakni Pondok Indah Mall. Belanja Tengah malam itu di helat selama 2 hari yakni jumat dan sabtu 6-7 November 2009. Hampir semua tenant ikut ambil bagian. Semua penggila belanja sudah mempersiapkan stamina, kocek dan mata yang sigap meliat tag yang memberikan harga khusus sampai potongan hingga puluhan persen. Kali ini saya ikutan dalam seru-seruan belanja tengah malam di PIM. Saya kesana pada hari ke-2 ditemani kedua teman saya Albert Ashadi dan Astrid Anggraeni.

Mata dan tenaga serta sedikit uang didompet sudah saya siapkan, berharap akan ada harga yang fantastis dalam standar ekspektasi saya. Ternyata, dengan komitmen didalam hati itu saya menemukan fakta yang unik, yakni potongan harga yang diberikan tidak berbeda jauh dengan yang akan di gelar di belanja siang hari. Barang-barang sudah diatur sedemikian rupa oleh bagian display setiap tenant untuk membuat lebih menarik dan memikat mata konsumen, tapi dengan harga yang juga tidak menarik-menarik amat.

Kalau saya boleh berpendapat, kebanyakan tenant di midnight sale hanya memasang beberapa angka seperti 20%, 40% dll.. sampai yang paling fantastis ada 80% dan memang beberapa benar memotong harga sampai batas ekspektasi saya lewat. sebuah jas dapat anda miliki dengan hanya 180.000 dengan merek yang cukup termasyur di mall pondok indah ini.

Pengelola mall mencoba memainkan aspek psikologis anda sebagai cara menimbulkan ledakan keinginan ketika sampai di arena belanja. belum sampai arena bertanding kita menghadapi lalu lintas yang macet (45menit) kemudian cari parkir (25menit) dan sampai ke pintu arena belanja (10menit) sudah 1 jam lebih kita persiapkan untuk belanjat. kemudian kita keliling melihat beberapa toko favorit. Membayar pun Mengantri PanjangHasilnya kita hanya akan disajikan dengan produk-produk dengan diskon kisaran 10-25% rata-rata. Apa menjadi sebanding dengan pengorbanan kita untuk meluangkan waktu istirahat, tenaga kita, kemudian harus mengantri dengan lebih intens, dan kembali anda perlu berjuang untuk keluar dari area parkir.

Secara rasional pandangan saya, ini kurang sebanding dengan pengorbanan kita untuk ikut seru-seruan di sebuah midnight sale. Trus saya sedikit juga menyimpulkan, bahwa akhirnya sebagai konsumen kita akan semakin mudah untuk memutuskan membeli sebuah barang, karena di dalam hati,”duh, sayang kan udah sampe sini, masak ga beli apa-apa!”. akhirnya kita belanja dengan melebihi ekspektasi.

Tapi pasti ada, orang-orang yang cukup sukses menemukan barang dengan potongan harga tinggi dan kualitasnya bagus.. ini kepuasan batin yang gak terbayarkan..

any share teman-teman dari sekian banyak midnight sale yang digelar di ibukota???