At the club “Just Enjoy and Have Fun”, Avoid all violences


“Stay you anger at home”, berita mengejutkan tiba-tiba menyeruak di situs Twitter yang memberitakan tragedi di salah satu tempat hang-out yang prestisius di jakarta. Blowfish yang merupakan unit usaha Ismaya Group jadi perbincangan hangat seputar tragedi yang terjadi bertepatan dengan hari raya Paskah. Foto-foto lokasi tersebar secara bebas oleh beberapa orang yang berada di TKP saat kejadian berlangsung. Jumlah korban masih sangat simpang siur ada yang mengatakan dua korban jiwa, bahkan empat, dan bahkan delapan korban jiwa. Speechless.

Ini beberapa hasil investigasi media masa yang dikonfirmasikan dengan pihak kepolisian

Ternyata Dua Geng Itu Rebutan ‘Lahan’
Ternyata penyerangan yang dilakukan belasan orang terhadap satpam Blowfish Kitchen and Bar, City Plaza, Wisma Mulia, Jakarta Selatan, Minggu dini hari karena rebutan ‘lahan’ menjadi security.

“Ternyata masalahnya hanya rebutan lahan,” ujar salah seorang polisi di lokasi, Minggu (4/4/2010).

Menurut informasi di lapangan, posisi keamanan saat ini dipegang oleh sebuah geng suku A (yang diserang), sedangkan geng suku F yang melakukan penyerangan.

Menurut saksi mata, segerombolan orang berpakaian safari dan casual memasuki restauran yang menyajikan makanan khas jepang itu dengan menumpang beberapa taksi. Mereka yang jumlahnya belasan langsung memasuki restauran dan menyerang satpam dengan brutal.

“Kejadiannya sekira pukul 00.00 WIB, begitu segerombolan penyerang turun dari taksi, meraka masuk per dua orang. Lampu mendadak mati dan langsung terjadi penyerangan itu,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kepada wartawan.

Lokasi kejadian sudah diberi garis polisi, sejumlah saksi saat ini sedang diperiksa di Mapolres Jakarta Selatan. Pantauan di lapangan, beberapa kaca terlihat pecah dan kondisi ruangan yang sangat berantakan.

Dikutip dari Okezone.com

Sumber lain juga menunjukan fakta yang lebih miris yakni sempat terjadi baku tembak di TKP. Entah pemikiran apa yang melandasi mereka untuk membuat keadaan menjadi kacau. Urusan apapun tidak dapat mendasari pembenaran melakukan tindakan kekerasan di ruang publik. Pengunjung yang tidak tahu menahu secara langsung mendapatkan kekerasan dan teror akibat kejadian ini. Ada cara lain yang lebih gentle untuk menyelesaikan masalah ini sehingga tidak melibatkan orang-orang yang cuma ingin Have Fun malam itu.

Image kota Jakarta pun tercoreng dengan kejadian itu, karena sepengetahuan saya banyak warga negara asing berkantong tebal suka menghabiskan waktu malam mereka untuk hangout di sana. Gubernur DKI Jakarta pun langsung menyikapi issue ini dengan membuat peraturan yang mengatur waktu operasi hiburan malam hanya sampai 03.00 WIB dini hari.

………………………………………..

Jakarta, 4 April 2010

———————————

Ismaya Group melakukan klarifikasi secara intens kepada loyal customernya, dan saya mendapat klarifikasi ini melalui rekan saya dan dapat dipertanggung jawabnkan.

Dear friends,

Thank you for your support over the years. You may have heard the news & rumors about the incident. Some is true but many are exaggerated and untrue. We are glad that ALL customers and staffs of Blowfish are well & safe without injuries. There were absolutely NO gunshots involved as rumored. The only weapons on site belong to the police who were already on site to handle the incident.

We deeply apologize that this incident happened & those that may be affected by it. The safety and enjoyment of our customers has always been our upmost priority, and we have provided a safe & fun environment for last 7 years of our operation. We thank you for the millions of well wishes that we have received & we look forward to serving you again the near future.

-BLOWFISH