Superioritas Bisnis

Setelah sekian lama menjadi mahasiswa sekolah bisnis belum berani rasanya saya menulis soal bisnis. Makin belajar membuat saya semakin menyadari begitu banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam mencapai Bisnis dalam level excellence.

Kali ini saya mencoba mengangkat tema Superioritas dalam bisnis menjadi idaman oleh para pelakunya. Paparan superioritas sudah pada ranah strategic yang mungkin tidak dapat ditelan mentah-mentah formulasinya. Saya sendiri memaparkan ini dalam kapasitas sharing sehingga jika ada kesalahan atau masukan monggo disampaikan pada artikel ini.

Ada empat parameter yang dapat menjadi acuan tercapainya sebuah superioritas dalam sebuah bisnis. Keempat faktor tesebut adalah :

1. Respon terhadap konsumen

Bisnis yang memiliki orientasi kepada konsumen dengan memperhatikan secara seksama perlilaku konsumenya dalam analogi “right product, right market, so then customer satisfaction” . Respon yang dinamis dalam pengembangan produk, jasa, maupun layanan dibutuhkan dewasa ini ditengah pasar bebas yang kompetitif. Konsumen selalu memiliki dinamika tersendiri dalam menalar semua elemen yang dikonsumsi.

2. Kualitas

AC Nielsen mencatat bahwa kualitas produk atau layanan yang baik dapat meningkatkan 15 kali Brand Survival Index di pasar, dibandingkan dengan penguatan konsep marketing yang hanya memberikan 2 kali. Kualitas produk dapat dipersempit dengan memberikan kualitas yang sesuai dengan ekspektasi dasar konsumen dan dapat menciptakan consumer surplus yang dapat meningkatkan customer satisfaction.

3. Efisiensi

Struktur biaya sebuah produk akan memberikan dampak langsung pada harga akhir yang diterima konsumen. Efisiensi menjadi issue yang penting dimana dengan better off price kemudian kita bisa memberikan better benefit kepada konsumen. Bagi pengusaha efisiensi di tengah pertumbuhan industry yang sedang tumbuh memberikan daya kompetitif dan profit margin yang jauh lebih besar dibanding competitor maka dengan sendirinya perusahaan dapat memetik keuntungan dengan lebih baik lagi.

4. Inovasi

Jangan sampai terjadi stagnasi dalam pengembangan sebuah produk atau jasa. Inovasi tidak serta merta sebuah penemuan di bidang produk, inovasi dapat diusahakan pada setiap business process baik produksi, distribusi, pemasaran, sampai keuangan. Nantinya inovasi dapat terus dikembangkan sebagai aspek kompetitif sebuah bisnis.

Bisnis pada akhirnya akan bermuara dengan seberapa jauh sensitifitas seorang entrepreneur dapat menangkap sinyal yang diberikan pasar dan bagaimana sebuah bisnis terus berusaha terus meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen. Momentum dan pembacaan situasi pasar yang tepat menjadi kunci dalam keberhasilan sebuah bisnis dalam eksekusinya.